Sunday, July 24, 2016

Kisah Misteri Terbaru, Kisah Petualangan, Kisah Petualangan Misteri

Episode 5

“16 juni 2036” *07:00am*

Sudah 6 hari kami hidup dalam pencarian. Kami sekarang berada di pinggiran kota Lehmann.
Kemarin kami bertemu dengan Ken. Dia temanku sejak kecil. Rumahnya tidak jauh dari rumahku. Saat kami menyelamatkan Ken, tiba-tiba Kakek Rob datang dari dalam gua. Untungnya kami segera sembunyi. Kakek Rob adalah Pemimpin Cronus City setelah menggantikan pemimpin sebelumnya yang tidak jelas keberadaannya.

                Hari ini kami beristirahat disini bersama para warga Lehmann yang selamat dari kekacauan yang terjadi. Sejak kemarin malam aku terus berfikir kenapa kakek Rob ada di sana dan apa tujuannya ikut anggota Black Jamp?. Aku masih belum bisa mempercayai omongan Ken. Aku harus mencari tau sendiri.

                Claire : Hey Luc, kau masih memikirkan Kaker Rob?
Lucio : yaa... entah kenapa semuanya terasa aneh
Claire : sebenarnya apa yang kau pikirkan?
Lucio :  Pertama, Kenapa dia memakai jubah yang sama dengan mereka?
Claire : terus?
Lucio : saat ayahku dibunuh dia tidak ada disana
Claire : mungkin karena ayahmu tertembak dan pengwalnya kembali setelah tugasnya selesai
Lucio : pokoknya aku penasaran kenapa dia ada disana...
Claire : sebaiknya kau tanyakan  Ken kenapa dia ada disana
Lucio : ya tapi aku ingin mencari tau sendiri
Claire : terserah kau saja *berdiri* aku akan membantu Elena kau ikut?
Lucio : tidak aku lelah... badanku terasa berat... aku mau tidur lagi
Claire : dasar pemalas *sambil berjalan menjauh*

*Disisi lain Reiland sedang berbicara dengan Ken di sudut ruangan.*

Reiland : apa yang kau lakukan sampai-sampai mereka ingin membunuhmu?
Ken : aku mau kabur tapi aku ingin membebaskan Emma (saudara sepupu Ken/anak paman dan bibinya Ken) tapi mereka melihatku dan menangkapku lalu aku dibawa ke depan gua yang kau lihat. Saat sadar aku sudah kalian selamatkan.
Reiland : jadi kau pingsan?
Ken : yaa.. karena mereka memukul kepala belakangku (sambil menunjukkan memar diatas leher belakangnya)
Reiland : yang ini ya (menyentuh memar Ken)
Ken : hey... sakit bodoh!!!
Reiland : mulutmu masih tetap kasar kawan (tertawa)
Ken : kau masih mengingatnya
Reiland : sebaiknya kau cari makan dulu. Kau belum makan dari kemarin kan?
Ken : nanti saja
Reiland : sepertinya tidak perlu nanti
Ken : kenapa?
Reiland : karena makanannya yang datang kemari
Ken : datang? Mana ada makanan datang sendiri?
Reiland : aku tidak bilang datang sendiri tapi datang kemari. Dan sekarang ada dibelakangmu
Ken : (menoleh belakang)
Elena : makanan siap..... eh dimana Lucio?
Reiland : dia masih tidur disana. lebih baik kau kesana, bangunkan dia dan suruh dia makan
Elena : baiklah

Mereka pun makan bersama dengan warga Lehmann ditengah warga Lehmann yang selamat. Setelah kami makan siang kami mengistirahatkan badan kami yang lelah. Kami ingin menolong warga-warga yang terluka. Disini ada berbagai macam luka. Ada yang hanya luka gores,
Tertembak, sampai yang terburuk adalah kehilangan anggota tubuhnya. Setelah Beberapa jam membantu merawat warga yang selamat, kami istirahat sambil mengenang masa-masa saat masalah ini belum terjadi. Dan akhirnya matahari pun tenggelam. Awan mulai gelap dan rasa sunyi mencekam datang kembali bersama dengan perasaan terancam yang membuatku gelisah. Ternyata benar... seorang anak melihat sekelompok orang sedang menuju kemari. lalu.... *Blgrrrrrrrr...........*
Suara ledakan terdengar.

*bersambung*

Go To Episode 6

No comments:

Post a Comment