Thursday, July 7, 2016

Novel Kisah Misteri, Novel Fiksi Petualangan, Kisah Petualangan Misteri.

Episode 02

Mereka menelusuri jalur yang ditunjukan peta itu dan sampailah di sebuah gua gelap dan pengap. Disana penuh dengan kelelawar. Meraka masuk kedalam gua dan menemukan sebuah kitab yang berisi teknik bela diri dan beberapa alat perang. Merakapun membawanya pulang barang-barang tersebut. Sampainya di persembunyian....



“05:56pm”
Claire : Hey, kalian lihat apa yang kita dapatkan dari gulungan itu (tersenyum)
Reiland : kamu mencuri dari mana?
Claire : (melempar gulungan) aku dapat dari sana
Reiland : bukannya ini daerah berbahaya? Kalian tidak apa-apa kan?
Lucio : kami baik-baik saja, tapi ada sesuatu yang membuatku berfikir, ini (mengeluarkan kalung) ini terlihat masih baru.. lihat semua yang kutemukan, semuanya berdebu tapi iki bersih..?
Elena : itu seperti tidak asing.. tp dimana aku melihat kalung seperti itu? (berfikir)
Lucio : kau pernah melihatnya? Dimana?
Claire : biarkan dia berfikir Lu.. (terpotong Elena)
Elena : Dipakai pasukan berjubah yang menculik warga kota. Ya aku yakin kalung itu sama persis seperti yang dipakai oleh pasukan itu. Dimana kau menemukannya?
Lucio : aku menemukannya didekat pedang yang aku bawa ini
Reiland : berarti disana mungkin tempat semua warga diculik.
Keila : kalau gitu ayo kita kesana dan melihat apa yang masih ada disana
Lucio : jangan sekarang, terlalu berbahaya jika kita kembali kesana 2x. Lebih baik nanti malam saja
Claire : ok, sekarang aku istirahat dan nnti bangunkan aku kalau sudah siap
Lucio : yaa... aku akan membaca kitab ini (ambil kitab)


“10:30pm”
Setelah menunggu sampai tengah malam, mereka pun berangkat kembali ke gua tempat barang-barang itu ditemukan. Sesampainya disana mereka melihat  4 orang berjubah memegang seorang pria yang kepalanya tertutup kain. Mereka sembunyi di semak-semak dan melihat kejadian yang mungkin tidak ingin mereka lihat terutama bagi Lucio & Keila.

Claire : siapa orang itu?
Lucio : kita lihat saja C
*Dooorrrrrr* (suara tembakan)
Reiland : mereka membunuhnya.... (berlari)
Claire : tunggu sampai mereka masuk (menahan Reiland)
Lucio : (mengendap-endap menghampiri pria tadi)

Tak lama kemudian terdengar tangisan lucio yang tak bisa dia tahan karena melihat ayahnya yang tertembak didekat jantungnya. Dia berusaha menyelamatkannya tapi semua sudah terlambat. Ayahnya meninggal didepannya dengan cara yang mengenaskan. Lucio pun bersumpah akan mencari dan membunuh pria yang membunuh ayahnya itu. Akhirnya mereka pun kembali dengan duka yang mereka dapat. Sepanjang jalan Lucio hanya diam. Dia tidak berbicara sepatah kata pun sampai tiba di persembunyian. Sedangkan keila, dia menangis tiada hentinya setelah tau bahwa pria yang ditembak mati didepannya itu adalah ayahnya. Esok harinya Lucio dan Keila terlihat berbeda. Mereka belum berkata apa-apa sejak tadi malam. Lucio hanya membaca kitab yang ditemukan didalam gua dan Keila membanyu Claire menyiapkan makanan. Sampai suatu saat Lucio berkata...


*12 Juni 2036* “ 07:00pm”
Lucio : teman-teman entah kalian mau membantuku atau tidak aku akan mencari dan menemukan siapa orang yang telah membunuh ayahku. Mungkin 2 atau 3 hari lagi aku akan pergi meninggalkan tempat ini. jika kalian ingin membantu aku tidak bisa menjamin keselamatan kalian, tapi jika kalian tidak ikut pergi hanya satu permintaanku jagalah adikku baik-baik dan akan ku usahakan mengirimkan kabarku pada kalian. Sekali lagi aku tidak memaksa kalian untuk ikut aku tapi jika ada yang ikut aku sangat bertrimakasih.
Elena : Ok Aku ikut!
Claire : Aku Juga!
Keila : Aku ikut!
Reiland : aku nggak mungkin membiarkanmu beraksi sendirian kawan...
*bersambung*





Go To Episode 3



No comments:

Post a Comment