Episode 03
*Begh.. Krrrk... begh... begh...
eghhh...* Sudah 2 hari mereka berlatih keras. Mereka mempelajari ilmu beladiri
yang ada didalam kitab yang mereka temukan di dalam gua itu. Semuanya fokus
berlatih bertarung satu sama lain hanya Keila yang tidak ikut berlatih. Dan tak
lama kemudian....
*14 juni 2036* “10:20am”
Keila : makanan sudah siap!!!
(berteriak dari dalam rumah)
Reiland :
hey Luc, kau dengar kan? jika seperti ini aku harus segera mengalahkanmu
dan.... (berlari masuk rumah)
Lucio :
woi!!!!! Dasar bocah rakus (berjalan masuk rumah) kalian juga, ayo cepat masuk
jangan sampai ketinggalan
Elena : kami akan slesaikan
pertarungan ini dulu baru makan (sambil bertarung)
Claire : awas saja jika habis,
akan kuhajar kalian (sambil Bertarung)
Lucio : terserah kalian
saja...
Akhirnya mereka semua masuk
dan makan bersama. Ini hari terakhir mereka tinggal dirumah persembunyian.
Setelah selesai makan, mereka mempersiapkan beberapa barang yang seperlunya
untuk dibawa dan tidak ketinggalan kitabnya. Dan malampun tanda kami harus
istirahat karena besok adalah awal dari perjalanan panjang kami.
*15 juni 2036* “05:00”
Hari ini adalah hari terakhir
kami di Cronus City kampung halaman kami. Ini hari terberat yang pernah
kurasakan. Benar aku sering keluar dari sini, tapi saat ini, saat keluar dari
sini aku merasa sudah jauh sekali dari rumah dan tidak pasti kapan bisa kembali
lagi ke tempatku dilahirkan ini karena yang ada di kepalaku hanya mencari siapa
pembunuh ayahku dan memastikan ibuku dan orang tua teman-temanku selamat.
“06:30pm”
Keila : Luc, mau sampai kapan
kau diam disana? Ayo.. kami semua sudah siap!!
Lucio : iya.. aku datang
Reiland : kenapa lama sekali?
Lucio : gak, gak papa aku
hanya merasa tidak akan bisa kembali lagi ke tempat ini.
Claire : aku yakin pasti kita
semua bisa kembali lagi ke sini (Cronus City)
Keila : dan membawa semua
warga Cronus City
Elena : dan orang tua kita
semua (semua memeluk Lucio)
Lucio :
teman-teman..., terima kasih kalian sudah mau repot-repot seperti ini demi
tujuanku yang gak pasti ini.
Reiland :
sudahlah.. kita ini punya tujuan yang sama, jadi kita harus bertarung bersama
sampai tujuan kita tercapai
Lucio :
baiklah.. ayo kita tinggalkan tempat ini untuk sementara dan kita pastikan
untuk kembali bersama semua warga dan keluarga kita masing-masing
Keila : berangkat!!!!!
Kami pun berangkat menuju gua
tempat kami melihat ayahku dibunuh. Rasanya sangat berat meninggalkan tempat
ini tapi kami harus memulai perjalanan yang tak pasti akan berhasil, tak pasti
akan kembali dan tak pasti akan bertahan hidup sampai terakhir demi mencari
orang tua kami yang hilang. Hanya bermodalkan kalung dan tempat terakhir mereka
muncul didepan mata kami, kami pun berangkat dan dari sini Kisah ini pun
dimulai.
“08:30pm”
Setelah 2 jam berjalan menuju
gua, kami pun menunggu kelompok misterius itu muncul. Sudah hampir 1 jam kami
menunggu tapi tak ada satupun dari mereka yang muncul.. akhirnya ada 4 orang
kelompok itu yang muncul dimulut gua sambil membawa seorang tawanan.
“09 15pm”
Claire : hey... mereka
muncul...
All : (melihat kearah mulut gua)
Lucio : ayo kita mendekat
All : (maju mengendap-endap)
Tiba-tiba saja mereka
mengeruarkan pistol dan membuka penutup kepala yang dipakai tawanannya. Kami
terkejut ternyata yang akan mereka bunuh adalah Ken. Ken adalah salah satu
temanku selain Reiland dan Claire. Tanpa basa-basi kami maju dan menghabisi mereka selagi mereka
terkejut karena kedatangan kami yang tanpa mereka undang kemari.
Lucio : Ken? Kau baik-baik
saja?
Ken : kalian? Kalian selamat?
Reiland : panjang ceritanya
(membuka tali ikatan tangan Ken)
Lucio : Kau tau tempat markas
mereka kan?
Ken : ya
Lucio : bagus...
Ken : kalian mau pergi kesana?
Claire : sudah jelaskan, kita
akan berperang melawan mereka
Ken : kalian sudah gila?!
Disana sangat berbahaya!! Kalian tidak akan bisa menang!!
Elena : tenang kita sekarang
bukan anak kecil yang kau kenal dulu (memamerkan kitab yang ditemukan didalam
gua)
Ken : kalian dapat dari mana?
Lalu terdengar suara orang
dari dalam gua. Kami segera bersembunyi dan melihat ke arah suara itu berasal
dan yang keluar dari sana adalah.....
No comments:
Post a Comment