Sunday, August 21, 2016

Cerita Bersambung Terbaru, Cerita Fiksi Fantasi Petualangan, Cerita Fiksi Misteri.

Episode 08

Ini adalah hari ketujuh kami disini. Kami masih ber tarung melang pasukan Black jamp yang menyerang kota Lehmann. Sebelumnya Aku dan Claire mengejar pria berbadan tegap yang menculik Keyla. Kami bertarung melawan dia. Saat Claire terkena pukulannya, aku segera berlari membuka tudungnya dan ternyata itu adalah Kakek Rob. Disisi lain Reiland yang mulai curiga dengan Ken mulai berhati-hati dengan segala sesuatu yang dilakukan Ken.


Reiland : Ken, apa yang kau lakukan?
Ken : aku mencari sesuatu yang bisa dijadikan senjata.
Reiland : mengapa kamu sekhawatir itu? Disini kan aman... mereka tidak tau kita ada didalam sini bersama para warga
Ken : jika aku menemukan sesuatu yang bisa kujadikan senjata aku akan keluar membantu Lucio
Reiland : (mendekati Ken) jika kau melakukan sesuatu yang mencurigakan, akan ku habisi kau disini (mengancam)
Ken : (hanya melihat ke arah Reiland dan menganggukkan kepala)

Lucio dan Claire yang sedang bertarung melawan Kakek Rob yang menculik Keyla, dikagetkan dengan suara ledakan yang besar sehingga kakek Rob menghabisi mereka berdua. Elena yang berada tidak jauh dari mereka segera memanggil Reiland dan Ken. Lucio yang terlempar karena pukulan Kakek Rob tidak sadar karena benturan dikepalanya. Sedangkan Claire hanya kaki kanannya saja yang sobek sepanjang 20cm. Sesampai di persembunyian mereka segera merawat Lucio dan Claire yang terluka. Mereka gagal membawa kembali Keyla yang diculik. Esok harinya Elena bangun dan mulai mencoba berjalan dengan kakinya yang terluka parah. Sedangkan Lucio masih tidak sadarkan diri. 4 hari sudah berlalu perang sudah selesai dan Lucio masih tidak sadarkan diri. Claire sudah sembuh dari lukanya. Setiap hari Elena selalu mendampingi Lucio yang belum sadar dari koma sejak mereka melawan Kakek Rob. Mereka mulai merencanakan cara untuk mengambil keyla di markas Black Jamp.

“23 Juni 2036 08:30am”

Lucio belum membuka matanya. Dia masih dalam keadaan koma. Elena, Claire, Reiland dan Ken yang Khawatir dengan keadaan Lucio yang tidak segera sadar memberanikan diri untuk berangkat menuju markas Black Jamp di Mid town tanpa Lucio. Tempat itu kabarnya sudah dikuasai penuh oleh Black Jamp. Dan disana pula tempat orang yang mereka culik untuk dijadikan pasukan Black Jamp. Mereka membawa 2 anggota Black Jamp yang mereka tangkap. Kini waktu sudah berubah menjadi pukul 04:40pm disana terlihat Lucio yang berbaring disebuah kasur mulai menggerakkan tangan dan memanggil teman-temannya.

Lucio : Rei, kau diamana?
Jack : hey, bangun teman-temanmu baru saja pergi
(Jack adalah pria Lehmann yang bekerja di pabrik roti tempat Lucio mengantar gandum. Jack berumur 24 tahun)
Lucio : kau siapa?
Jack : aku Jack, yang di pabrik roti itu. Apa kau lupa?
Lucio : oh itu kau. Kemana teman-temanku?
Jack : mereka pergi ke Mid Town.
Lucio : apa tujuan mereka kesana?
Jack : menganbil adikmu yang mereka culik
Lucio : Keyla
Jack : (hanya diam)
Lucio : aku harus segera menyusul mereka. bantu aku bangun.
Jack : tidak sebelum kau bisa berjalan.
Lucio : aku bisa! (turun dari kasur)

Lucio mulai mencoba berjalan dan jatuh tidak jauh dari kasur tempat dia koma selama 6 hari

Jack : istirahat dan kembalikan tenagamu malam ini. besok pagi kita berangkat menyusul mereka ke Mid Town.
Lucio : baiklah.

Dia kembali ke kasurnya dan istirahat. pada malam harinya mereka berdua berbincang-bincang dekat api unggun di belakang rumah besar itu tentang masalah mereka masing-masing. Tidak terasa sudah larut malam dan mereka pun tertidur di dekat api unggun itu. Sinar matahari pagi pun mulai memancarkan cahayanya. Mereka bangun dari tidurnya dan menyiapkan bekal untuk perjalanannya menuju Mid Town. Dan mereka Berangkat.

*bersambung*

Go To Episode 09

No comments:

Post a Comment